Digital Eksplorasi – Hai, Kali ini kita bahas hal yang sering bikin pusing: biaya mobilisasi alat ukur ke lokasi di Martapura. Tenang, kita bakal kupas tuntas gak cuma kasih angka mentah (soalnya relatif banget), tapi juga gimana cara ngitungnya, faktor apa aja yang ngaruh, plus contoh hitungan jarak dan akses biar sahabat eksplorasi makin paham. Rangkuman ini dari pengalaman lapangan dan referensi terpercaya. Cekidot!
Jenis Alat Ukur yang Dimobilisasi
Berikt ini alat ukur yang sering dimobilisasi ke lokasi proyek:
Biaya Mobilisasi Alat Ukur di Martapura
Berikut ini kisaran biayanya:
| Komponen Biaya | Rincian | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| Transport Darat (Normal) | Sewa mobil pickup box PP (dalam kota Martapura) | 500.000 – 800.000 |
| Transport Darat (Berat) | Sewa double gardan 4×4 (medan kebun/rusak) | 800.000 – 1.500.000/hari |
| Transport Sungai | Sewa perahu/klotok (akses rawa/sungai) | 300.000 – 500.000/hari |
| Akomodasi Tim | Penginapan/hotel per malam (2-3 orang) | 250.000 – 400.000/malam |
| Konsumsi Lapangan | Makan, minum, kopi, rokok per orang/hari | 75.000 – 150.000/orang |
| Packing Alat Khusus | Anti air, anti goncangan, karet gelondongan | 200.000 – 500.000/paket |
| Biaya Izin Lokal | Administrasi desa/kelurahan setempat | 100.000 – 300.000 |
| Dana Darurat | Antisipasi kerusakan atau delay | 300.000 – 500.000 |
Contoh Perhitungan Jarak dan Akses
Berikut ini contoh perhitungan jarak dan akses mobilisasi alat ukur:
Rute: Banjarbaru → Astambul → Desa Pinggiran Sungai (Area Rawa)
Jarak Tempuh: ± 50 km (30 km aspal, 15 km tanah merah, 5 km akses sungai)
Kondisi Akses:
-
30 km pertama: aspal mulus
-
15 km kedua: jalan tanah merah, becek pas hujan, jalur sempit
-
5 km terakhir: harus lanjut pakai perahu/klotok karena akses darat putus
Estimasi Waktu Tempuh: 3 – 4 jam (kombinasi darat + sungai)
Kendaraan yang Cocok: Mobil double gardan 4×4 + perahu klotok
Biaya Transport (PP): -
Mobil: Rp 1.200.000 – Rp 1.800.000/hari
-
Perahu: Rp 350.000 – Rp 500.000/hari
Rumus kira-kira gini:
(Jarak Tempuh x Harga BBM per km) + (Sewa Kendaraan x Hari) + (Biaya Medan Khusus)
Dimana Biaya Medan Khusus itu variabel penentu:
-
Medan normal: tambah 0-20% dari biaya dasar
-
Medan berat (jalan rusak): tambah 30-50% dari biaya dasar
-
Medan ekstrem (kombinasi darat-sungai): tambah 60-100% dari biaya dasar
Contoh Hitungan:
-
Biaya dasar (jarak 50km + sewa mobil) : Rp 1.500.000
-
Biaya medan khusus (akses sungai + jalan rusak) : + Rp 1.000.000 (termasuk sewa perahu dan handling ekstra)
-
Biaya tim (uang makan + rokok) : + Rp 600.000 (3 orang)
-
Total sekali jalan : Rp 3.100.000 (belum termasuk akomodasi kalo nginep)
Faktor yang Membuat Biaya Lebih Mahal
Berikut ini faktor yang bikin biaya mobilisasi lebih mahal:
Jarak Tempuh yang Jauh Banget
Faktor paling mendasar. Makin jauh lokasi, makin gede biaya bensin, sewa kendaraan, dan logistik. Jarak juga ningkatin risiko kerusakan alat di perjalanan. Kalo lokasi sampe beda pulau atau pelosok, siap-siap biaya membubung tinggi.
Medan yang Super Njelimet
Kondisi geografis nentuin banget biaya. Di Martapura yang banyak sungai dan rawa, surveyor wajib nyewa perahu buat akses lokasi. Alat mahal harus naik-turun perahu dengan ekstra hati-hati. Kalo medannya penuh semak, butuh waktu ekstra buat nebang jalur.
Teknologi dan Alat Spesial yang Dipakai
Jenis alat ngaruh ke biaya. Lahan dengan vegetasi tebal butuh Drone LiDAR yang harga sewanya selangit. Teknologi makin canggih, persiapan makin matang, biaya operasional ikutan naik.
Tim Profesional dengan Jam Terbang Tinggi
Medan sulit butuh tenaga ahli berpengalaman dan bersertifikasi. Fee mereka wajar lebih tinggi. Kalo harus nginep berhari-hari, biaya logistik tim (makan, nginep, transport lokal) nambah signifikan.
Biaya Tambahan dan Risiko Lapangan
Biaya perizinan di kawasan khusus makan waktu dan duit ekstra. Belum lagi risiko alat jatuh ke air, serangan binatang liar, atau banjir dadakan semua udah dikalkulasi penyedia jasa dan masuk komponen biaya.
Tips Menghemat Biaya Mobilisasi
Berikut ini tips jitunya:
Rencanain Jadwal di Musim Kemarau
Survey pas musim hujan? Risiko banget! Banjir dadakan bisa nunda operasi berhari-hari. Ujung-ujungnya biaya molor. Rencanain proyek antara April-Oktober pas cuaca lagi bersahabat. Gratis ngatur jadwal, tapi dampak hematnya gila-gilaan.
Pilih Alat yang Tepat
Jangan tergoda teknologi terbaru kalo gak sesuai kebutuhan. Pake alat standar aja kalo cukup. Teknologi canggih kalo gak kepake sama aja boncos.
Pakai Data Sekunder yang Udah Ada
Cek data di instansi kayak BIG sebelum turun lapangan. Scope pekerjaan bisa dikurangi drastis. Ngukur ulang kalo data udah ada? No need. Jurus jitu motong biaya mobilisasi.
Pilih Tenaga Ahli yang Beneran Kompeten
Tim berpengalaman mempercepat kerja dan ngurangin risiko revisi. Fee mungkin lebih tinggi, tapi lebih efisien daripada bayar tim murah tapi hasil berantakan.
Nego Paket All-Inclusive dan Minta Breakdown Detail
Paket all-inclusive lebih gampang dinego dan dikontrol. Minta breakdown biar tau duit sahabat eksplorasi kemana dan gak ada hidden cost.
Kesimpulan

