Digital Eksplorasi – Pernah gak sahabat eksplorasi kerja di tambang, liat tebing warna merah-abu-cokelat, terus senior bilang “Yang merah lebih tua”? Nah, itu stratigrafi. Bulan lalu tim PT. Digital Global Eksplorasi eksplor ke Kalimantan lagi logging inti bor, nemu lapisan batubara yang hilang di kedalaman 120 meter. Padahal secara logika seam-nya harus nyambung. Pakai mata biasa semua batuan keliatan sama tapi karena paham stratigrafi, tim geologi bisa simpulin ini ada slump alias longsoran bawah laut purba yang motong lapisan. Akhirnya mereka gak rugi miliaran karena gak salah desain pit. Stratigrafi bukan sekadar nalar ini skill buat tentuin umur dan sejarah bumi. Yuk bedah biar sahabat eksplorasi makin jago!
Pengertian Stratigrafi
Kesimpulan Apa Itu Stratigrafi
Jadi, stratigrafi tuh bukan cuma teori kuliah yang ngebosenin. Dari cerita tim PT. Digital Global Eksplorasi di kalimantan, jelas banget kalau paham stratigrafi bisa nyelametin sahabat eksplorasi dari kerugian miliaran rupiah. Mulai dari liat tebing warna merah-abu-cokelat, nemuin fosil, sampe baca data seismik, semuanya balik lagi ke fungsi, jenis, dan delapan metode yang udah kita bahas. Intinya, kombinasiin logika lapangan sama teknologi modern biar hasil penentuan umur batuan makin jos. Sahabat eksplorasi gak perlu pusing milih metode yang paling bener karena yang bener itu pake semuanya sesuai kebutuhan. Yang penting, jangan cuma ngandelin mata doang karena batuan itu bisa bohong kalau sahabat eksplorasi gak pinter baca ceritanya

